Tips Memilih Tempat Khitan, Persiapan Sebelum Khitan & Perawatan Setelah Khitan

Share:

Berikut ini akan kami sampaikan beberapa tips seputar khitan/sunat. Meliputi tips memilih tempat khitan, persiapan sebelum khitan, dan perawatan setelah khitan.

Tips Memilih Tempat Khitan atau Sunat

  1. Ada baiknya Anda mencari informasi terlebih dahulu kepada orang-orang di sekitar yang pernah khitan tentang tempat khitan yang baik di daerah Anda. Pastikan tempat yang dipilih adalah tempat yang profesional dan terpercaya.
  2. Tempat khitan yang profesional harus memiliki dokter penanggung jawab, karena khitan merupakan tindakan medis yang perlu pengawasan dokter. Demikian juga alat-alat yang digunakan adalah alat steril yang sesuai standar medis.
  3. Lakukan survei terlebih dahulu untuk mencari tahu tentang informasi khitan yang dilakukan di tempat tersebut, seperti metode yang digunakan, siapa yang melakukan khitan, fasilitas, biaya, dan informasi lain yang diperlukan.
  4. Jika Anda memutuskan untuk mengikuti program khitanan massal, hendaknya memilih yang memenuhi kriteria berikut :
  • Adanya dokter penanggunjawab pada program tersebut.
  • Proses khitan dilakukan sesuai standar medis.
  • Alat yang digunakan steril, satu alat hanya untuk satu pasien.
  • Proses khitan dilakukan oleh tenaga ahli dan berpengalaman di bawah pengawasan dokter.

Tips Persiapan Sebelum Khitan

  1. Yang paling penting dan utama, tanamkan dalam keyakinan Anda dan juga anak bahwa khitan merupakan bagian pelaksanakan syariat Islam sehingga merupakan bagian ibadah. Hadirkan niat yang ikhlas ketika akan khitan.
  2. Pastikan bahwa anak tidak memiliki kelainan dan kondisi khusus seperti fimosis, parafimosis, anak hiperaktif, hemofilia, atau terlalu gemuk. Jika masih ragu, sebaiknya diperiksakan ke dokter terlebih dahulu agar mendapat arahan tentang teknik khitan yang sesuai dengan kondisi anak.
  3. Kondisikan fisik anak benar-benar fit. Jika sedang sakit, sebaiknya khitan ditunda dahulu.
  4. Pastikan kondisi mental anak sudah siap. Beri penjelasan tentang khitan agar anak siap mental. Tidak jarang anak menolak dikhitan padahal sudah dibaringkan di ranjang karena persiapan mental yang kurang. Hal yang perlu dijelaskan kepada anak yang akan dikhitan adalah penjelasan tentang prosedur yang dilakukan. Terangkan bahwa proses khitan tidak berlangsung lama. Juga tidak akan sakit karena akan diberi bius terlebih dahulu. Rasa sakit hanya pada awal ketika pemberian suntikan obat bius, itu pun hanya sebentar. Informasi seperti ini perlu diberitahukan agar anak benar-benar siap mental.
  5. Jika anak sangat penakut dan tidak memungkinkan dengan bius lokal, mungkin perlu dilakukan khitan dengan bius total. Anak yang dipaksa justru akan membuat trauma yang akan berdampak buruk untuk ke depannya.
  6. Beberapa pelayanan khitan membolehkan anak untuk didampingi orang tuanya. Usahakan orang tua bisa mendampingi anak ketika dikhitan. Hal ini penting untuk memberi dukungan mental bagi anak. Namun jika Anda takut, kami sarankan untuk tidak ikut mendampingi. Beberapa kasus yang kami temui, ada orang tua yang takut dan terlalu cemas sehingga justru akan menggangu ketenangan anak yang dikhitan serta mengganggu konsentrasi dokter dalam melakukan tindakan. Tidak jarang pula ada orang tua yang pingsan saat mendampingi anaknya karena takut dan tidak tega dengan anaknya. Sekali lagi, jika Anda takut, sebaiknya tidak perlu ikut ke ruang tindakan.
  7. Memilih waktu yang pas untuk khitan. Jangan memilih hari-hari baik untuk khitan berdasarkan perhitungan-perhitungan tertentu, agar terhindar dari perbuatan dosa yang bisa tergolong perbuatan syirik. Meyakini ada hari baik tertentu adalah perbuatan tathayyur yang termasuk kesyirikan. Semua hari adalah baik dan tidak ada hari yang buruk. Namun bisa memilih waktu yang sesuai dengan kondisi anak dan orang tua, misalnya pada saat liburan sekolah.
  8. Tidak ada doa khusus ketika akan khitan. Cukup dimulai dengan membaca bismillah, sebagaimana dianjurkan setiap kali memulai suatu perbuatan.

Tips Perawatan setelah Khitan

  1. Patuhi semua anjuran dokter yang mengkhitan. Setiap dokter memiliki teknik khitan yang berbeda, model perawatan luka yang berbeda, dan pemberian obat-obatan yang berbeda pula.
  2. Minum obat sesuai anjuran dokter. Biasanya akan diberikan obat minum berupa antibiotik dan obat pereda nyeri. Jika muncul rekasi alergi setelah minum obat, segera hubungi dokter. Tanda reaksi alergi seperti rasa gatal, muncul bentol kemerahan, dan bibir menjadi bengkak.
  3. Jangan memberikan pengobatan tambahan selain yang diberikan oleh dokter. Tidak semua dokter memberikan obat salep maupun obat serbuk. Jika dokter tidak memberi salep dan obat serbuk, jangan berikan salep tambahan maupun menaburi luka dengan obat serbuk tertentu.
  4. Jaga kebersihan daerah kelamin agar tetap bersih dan kering. Hindari luka bekas khitan terkena air kencing pada saat kencing. Luka yang basah terkena air kencing akan lebih lama sembuh dan risiko terkena infeksi.
  5. Kurangi aktivitas yang berlebihan. Istirahat beberapa hari sangat diperlukan untuk menghindari bengkak. Kalau memang harus berjalan, tidak mengapa jalan seperlunya. Yang penting jangan melakukan aktivitas berlebihan seperti melompat-lompat atau berlari. Jika khitan pada usia dewasa, hubungan seksual ditahan sampai luka bekas khitan sembuh total. Paling tidak memerlukan waktu 2 pekan sampai 1 bulan.
  6. Jangan khawatir jika terjadi bengkak pada alat kelamin setelah khitan. Terkadang ada sedikit muncul bengkak dan keluar carian bening di sekitar luka, itu normal terjadi. Jika tidak terjadi infeksi, bengkak akan hilang dalam beberapa hari seiring penyembuhan luka.
  7. Lakukan kontrol sesuai saran dokter Anda, jangan sampai terlambat. Meskipun tidak ada keluhan, tetap perlu kontrol sesuai saran dokter.
  8. Pada prinsipnya tidak ada pantangan makanan yang dilarang setelah khitan, kecuali jika ada alergi terhadap makanan tertentu. Justru memperbanyak makanan kaya protein seperti ayam, daging, telur akan mempercepat penyembuhan luka.
  9. Hubungi segera dokter jika terjadi hal-hal berikut : nyeri yang sangat setelah satu hari pasca khitan, demam, bengkak pada penis yang bertambah besar, tidak bisa buang air kecil, dan keluarnya darah dari bekas operasi khitan ataupun kencing yang bercampur darah.
  10. Sekali lagi, ingat tips nomor satu. Hanya patuhi anjuran dokter dan abaikan anjuran-anjuran selain dari dokter Anda. Berdasarkan pengalaman, banyak proses penyembuhan khitan berlangsung lama karena tidak mematuhi anjuran dokter dan justru mendengarkan anjuran dari orang-orang sekitar. Misalnya tentang penambahan obat tertentu, perawatan luka yang tidak tepat, pantangan makanan, dan tindakan yang lain sehingga menyebabkan proses penyembuhan justru semakin lama dan bahkan menimbulkan komplikasi seperti infeksi.
Tips Memilih Tempat Khitan, Persiapan Sebelum Khitan & Perawatan Setelah Khitan | Kaumhawa | 4.5

Berita Lainnya