Waspadai Infeksi Streptococcus Pada Ibu Hamil

Waspadai Infeksi Streptococcus Pada Ibu Hamil

Share:

Waspadai Infeksi Streptococcus Pada Ibu HamilAncaman infeksi grup b streptococcus ( gbs ) pada ibu-ibu hamil semakin banyak. Satu dari 4 wanita dapat membawa bakteri ini melalui vagina walau tidak disadari gejalanya. Ibu yang terkena infeksi ini juga dapat menularkan bakteri tersebut ke bayinya.

Bayi dapat terinfeksi bakteri ini sepanjang tetap didalam kandungan. Bila sang ibu mempunyai gejala infeksi ini, baiknya waspadalah serta segera bertindakan secepatnya.
Bakteri ini bisa dideteksi pada vagina atau dubur sepanjang kehamilan, atau dapat juga melewati urin ibu. Kontrol ini bisa dikerjakan pada seluruh ibu hamil untuk mengetahui apakah mereka membawa bakteri gbs, hingga pencegahan dapat langsung dikerjakan.

Sebagian wanita rawan melahirkan bayi dengan prematur ( sebelum saat 37 minggu ) yang dikarenakan oleh infeksi bakteri gbs, dikarenakan pecahnya ketuban ( kian lebih 18 jam ) atau juga dikarenakan demam tinggi ( kian lebih 38 derajat celcius ). Prematur serta berat badan bayi yang rendah lebih berisiko terkena gbs, seperti di kutip dari bbc news, kamis ( 2/7/2009 ).

Gbs yaitu penyebab infeksi sangat umum yang mengancam kehidupan bayi yang baru lahir di inggris. Gbs dapat menyerang lebih awal kurun waktu 6 hari pertama kelahiran, atau sesudah 6 hari kelahiran. Umumnya serangan di awal seringkali berlangsung dibanding dengan serangan di akhir.

Tiap-tiap tahun diperkirakan 700 bayi alami pneumonia, meningitis, atau septicaemia karena disebabkan dari infeksi serta satu dari bayi tersebut meninggal.

Belum bisa diketahui apa yang mengakibatkan sebagian bayi lebih rawan terinfeksi bakteri ini dari pada bayi yang lain. Bayi dapat diberikan antibiotik bila tunjukkan gejala sakit atau yang mempunyai factor risiko besar juga diberikan antibiotik, walau bayi didalam situasi sehat. Antibiotik ini diberikan dengan langkah disuntik bukan hanya melewati oral.

Gbs sukar untuk dimusnahkan, namun bila wanita tersebut tahu bahwa dia berisiko tinggi terinfeksi, maka bisa diberikan antibiotik penguat darah. Perihal ini umumnya cukup untuk menghindar infeksi dari ibu ke bayi.

Di dalam rahim, bayi hidup dengan lingkungan yang steril, namun bila air ketuban sang ibu pecah maka air tersebut dapat masuk ke lingkungan bayi berbarengan dengan bakteri serta virus, hingga bayi dapat terinfeksi untuk pertama kalinya.

Advertisement
Waspadai Infeksi Streptococcus Pada Ibu Hamil | Kaumhawa | 4.5

Berita Lainnya

Visit Koko Wijanarko at Ping.sg