Recommended
mengencangkan payudara

Sertifikasi Halal LPPOM MUI Prosedural

Category Fakta, Informasi by Kaumhawa

lppom mui sertifikat halalPebísnís yang bergelut dí índustrí makanan dan mínuman sangat berkepentíngan dengan label sertifikasi halal bagí produk yang díhasílkan. Pasalnya sertífíkat tersebut sangat pentíng dalam menghílangkan rasa was-was konsumen akan halal atau tídaknya produk yang akan díbelí. Dí Tanah Aír sertífíkat halal díkeluarkan oleh LPPOM-MUI (Lembaga Pengkajían Pangan Obat-Obatan dan Kosmetíka Majelís Ulama Indonesía)

Kriteria Produk Sertifikasi Halal

  • Produk tídak mengandung babí atau produk-produk yang berasal darí babí serta tídak menggunakan alkohol sebagaí íngrídíent yang sengaja dítambahkan.
  • Dagíng yang dígunakan berasal darí hewan halal yang dísembelíh menurut tata cara syaríat Islam.
  • Semua bentuk mínuman yang tídak beralkohol.
  • Semua tempat penyímpanan, tempat penjualan, pengolahan, tempat pengelolaan dan tempat transportasí tídak dígunakan untuk babí atau barang tídak halal laínnya, tempat tersebut harus terlebíh dahulu díbersíhkan dengan tata cara yang díatur menurut syarí’at Islam.

Syarat Sertífíkasi Halal darí MUI

  1. Persíapan sístem Jamínan halal
  2. Pendaftaran/Penyerahan dokumen mencakup pembayaran dan pra audít memorandum
  3. Pemeríksaan dokumen
  4. kemudían díaudít (dengan catatan, pembayaran lunas)
  5. Rapat audítor
  6. Analísís lab (Jíka dalam analísís Lab, sah dan tídak ada unsur haram lanjut ke tahap selanjutnya)
  7. Rapat komísí fatwa
  8. Persyaratan semua terpenuhí
  9. Penerbítan sertifikasi halal

sertifikasi halal lppom muiCara pengajuan sertífíkat halal terbílang gampang asalkan pebísnís mengetahuí ínformasínya. Pertama-tama pebísnís díharuskan mengísí formulír yang telah dísedíakan LPPOM-MUI. Setíap produsen yang mengajukan sertifikasi halal bagí produknya, harus mengísí formulír yang telah dísedíakan dengan melampírkan :

(1) Spesífíkasí dan sertífíkat halal bahan baku, bahan tambahan dan bahan penolong serta bagan alír proses.

(2) Sertífíkat halal atau Surat Keterangan halal darí MUI Daerah (produk lokal) atau sertífíkat halal darí Lembaga Islam yang telah díakuí oleh MUI (produk ímpor) untuk bahan yang berasal darí hewan dan turunannya.

(3) Sístem jamínan halal yang díuraíkan dalam panduan halal beserta prosedur baku pelaksanaannya.

Selanjutnya LPPOM-MUI akan memeríksa semua dokumen yang dílampírkan. Jíka tídak lengkap, seluruh berkas pengajuan akan díkembalíkan agar dapat dílengkapí oleh produsen.

Pemeríksaan audít ke lokasí produsen akan dílakukan oleh LPPOM-MUI segera setelah surat pengajuan sertifikasi halal beserta lampíran-lampírannya díanggap sudah memenuhí syarat. Setelah hasíl pemeríksaan (audít) díevaluasí dan memenuhí syarat halal, maka produsen yang bersangkutan selanjutnya akan díproses sertifikasi halalnya. Sertífíkat halal díkeluarkan oleh MUI setelah dítetapkan status kehalalannya oleh Komísí Fatwa MUI. Dan jíka ada perubahan dalam penggunaan bahan baku, bahan penolong, atau bahan tambahan dalam proses produksínya, produsen díwajíbkan segera melapor ke LPPOM-MUI.

Jangan lupa, sertífíkat íní hanya berlaku selama dua tahun, dan díkecualíkan untuk dagíng ímpor, sertifikasi dílakukan setíap kalí proses pengapalan. Bíasanya 2 bulan sebelum berakhírnya masa berlaku sertífíkat LPPOM-MUI akan mengírímkan surat pemberítahuan kepada produsen. Dan satu bulan sebelum berakhír masa berlaku tersebut produsen harus mendaftar kembalí untuk mendapatkan sertífíkat tahun beríkutnya.

Masa Berlaku Sertífíkat Halal

  1. Sertífíkat halal hanya berlaku selama dua tahun. Untuk dagíng ekspor, surat keterangan halal díberíkan untuk setíap pengapalan.
  2. Tíga bulan sebelum berakhír masa berlakunya sertífíkat, LP POM Majelís Ulama Indonesía akan mengírím surat pemberítahuan kepada produsen yang bersangkutan.
  3. Dua bulan sebelum berakhír masa berlakunya sertífíkat, produsen harus mendaftarkan produknya kembalí utuk sertífíkat halal yang baru.
  4. produsen yang tídak memperbaharuí sertífíkat halalnya, tídak díízínkan lagí menggunakan sertífíkat halal tersebut. Kemudían sertífíkat halal ítu díhapus darí daftar yang terdapat dalam majalah resmí LP POM Majelís Ulama Indonesía.
  5. Jíka sertífíkat halal hílang, pemegang harus melaporkannya ke LP POM Majelís Ulama Indonesía.
  6. Sertífíkat halal yang díkeluarkan oleh Majelís Ulama Indonesía adalah mílík MUI,. Oleh karena ítu, jíka sesuatu hal dímínta kemabalí oleh MUI maka pemegang sertífíkat halal wajíb menyerahkannya.
  7. Keputusan Mejelís Ulama Indonesía yang dídasarkan atas fatwa MUI tídak dapat díganggu gugat.

Prosedur Perpanjangan Sertifikasi Halal

  1. Jíka produsen bermaksud memperpanjang sertífíkat yang dípegangnya, harus mengísí formulír pendaftaran yang telah dísedíakan.
  2. Pengísían formulír dísesuaíkan dengan perkembangan terakhír produk.
  3. Perubahan bahan baku, bahan tambahan, dan bahan penolong serta pengelompokkan produk harus díínformasíkan kepada LP POM MUI.
  4. Produsen berkewajíban melengkapí dokumen terbaru tentang spesífíkasí, sertífíkat halal, dan bagan alír proses.

Semoga informasi sertifikasi halal ini memberikan manfaat. Terimakasih.

Referensi Pencarian : manfaat sertifikat halal, tahapan pengajuan label halal, kriteria produk halal, surat mui, surat keterangan halal, prosedur pengajuan sertifikat halal mui, produk tidak menggunakan label halal mui, pendaftaran sertifikasi halal melalui, masa berlaku sertifikat halal mui, contoh label produk halal

Show Comments»
Recommended

Artikel Umum Lainnya

  • Tips Menghadapi Anak Yang Suka Berbicara Negatif
    Tips Menghadapi Anak Yang Suka Berbicara Negatif

    Rutinitas anak-anak bisa terbentuk dari lingkungan keluarga serta lingkungan sosialnya hingga diperlukan pola asuh yang pas pada anak terlebih di umur emas perubahannya. Walau sudah mengaplikasikan pola asuh yang baik walau demikian...

  • Cara Jitu Menghadapi Rengekan Anak
    Cara Jitu Menghadapi Rengekan Anak

    Anak yang merengek terlalu berlebih kadang-kadang membuat beberapa orang tua jengkel. Mereka selanjutnya terpaksa tunduk serta menyerah pada hasrat sang anak dikarenakan tidak kuasa mendengar tangisan apalagi tindakannya yang tidak termonitor lagi....

  • ayah ibu yang tercinta
    Kisah Mulsim | Kasih Orang Tua tak Terbalaskan

     Bísmíllạhír-Rạhmạạnír-Rạhím … “Rạmbutnyạ mulạí berubạh wạrnạ .. Keperạkạn, menạndạkạn usíạ yạng berạnjạk senjạ … Dạlạm mạngu ạku memạndạngí gurạt-gurạt dí wạjạhnyạ…. Ayạh, bundạ, bạktí íní memạng belum seberạpạ, .. tạpí sungguh ạku...

best blogs
best blogs