Perbedaan Air Kencing Bayi Laki-laki dan Perempuan Ilmiah

Perbedaan Air Kencing Bayi Laki-laki dan Perempuan

Share:

“Air kencing bayi laki-laki (dibersihkan dengan) disiram/diperciki air dan air kencing bayi perempuan dicuci.” Qatadah rahimahullah berkata:” Ini kalau keduanya belum memakan makanan, sedangkan jika sudah memakan makanan maka dicuci air kencing dari keduanya.” (HR. Ahmad dalam Musnad beliau no. 563, dan sanadnya dinyatakan shahih oleh Syu’aib al-Arna’uth dalam Ta’liq beliau terhadap al-Musnad).

cara membersihkan kencing bayiDalam Islam kebersihan merupakan sebagian dari iman. Sehingga Islam mengatur tentang macam najis dan cara pembersihan/ penyuciannya. Sebab najis adalah kotoran yang merupakan sumber penyakit. Najis digolongkan ada 3 macam, masing-masing mempunyai cara penyucian yang berbeda. Dari pembagian najis yang berbeda ini kita akan membahas tentang fakta air kencing bayi. Cara menyucikan air kencing bayi laki-laki dan perempuan berbeda. Mengapa??? Adakah perbedaan air kencing bayi laki-laki dan perempuan ??

Air kencing bayi laki-laki digolongkan dalam najis mukhaffah/najis ringan. Sehingga penyuciannya cukup dengan memercikkan air di atasnya. Sedangkan air kencing bayi perempuan digolongkan dalam najis mutawasitoh/ najis sedang. Sehingga penyuciannya dengan dicuci tidak sah jika hanya diperciki. Ini berlaku jika bayi hanya meminum ASI. Jika sudah makan selain ASI maka pembersihannya dicuci semua.

Dari penelitian yang dilakukan Ahmad Muhammad Shalih dan Ashil Muhammad Ali (Universitas Dohuk, Irak) mengungkap adanya perbedaan air kencing bayi laki-laki dan perempuan.

Beda Kecing Bayi Laki-laki dan Perempuan

Sampel dikumpul secara acak yang berjumlah 73 bayi (38 Laki-laki, 35 perempuan). Diklasifikasi ke dalam 4 kelompok umur: di bawah 1bulan, umur 1-2 bulan, umur 2-3 bulan, umur 3 bulan lebih dengan kemungkinan mengkonsumsi selain ASI.

Setelah sampel dikumpulkan kemudian langsung diperiksa secara laboratories.  Dengan menggunakan metode Dr. Hans Christian Gram (metode Gram staining) dalam pewarnaan bakteri. Semua sampel diuji dengan standar pembesaran 100 kali lipat kemudian ditemukan bakteri Escherichia Coli/ E.coli, dengan hasil klasifikasi:

Bayi berumur dibawah 1 bulan : presentase keberadaan bakteri dalam urin  bayi perempuan 95,44 % lebih banyak dibanding urin bayi laki-laki. Jumlah bakteri urin/air kencing mencapai 41,9 sedangkan urin bayi laki-laki hanya 2.

Bayi berumur 1-2 bulan : presentase keberadaan bakteri dalam urin  bayi perempuan 91,48% lebih banyak dibanding urin bayi laki-laki. Jumlah bakteri urin/air kencing mencapai 24,1 sedangkan urin bayi laki-laki hanya 2,25.

Bayi berumur 2-3 bulan : presentase keberadaan bakteri dalam urin  bayi perempuan 93,69% lebih banyak dibanding urin bayi laki-laki. Jumlah bakteri urin/air kencing mencapai 24,1 sedangkan urin bayi laki-laki hanya 1,6.

Bayi berumur berumur 3 bulan lebih : presentase keberadaan bakteri dalam urin  bayi perempuan 69% lebih banyak dibanding urin bayi laki-laki. Jumlah bakteri urin/air kencing mencapai 13,9 sedangkan urin bayi laki-laki hanya 6,8.

Dari penelitian tersebut terungkap fakta air kencing bayi perempuan berbeda dengan bayi laki-laki. Yang mana air kencing bayi perempuan mengandung bakteri lebih banyak.

bakteri air kencing bayi

Penelitian lain tentang air kencing bayi juga dilakukan Dr. Shalahudin Badr. Diketahui urin bayi yang baru lahir adalah steril tidak ada bakteri. Tetapi setelah itu membawa bakteri yang kebyakan akibat kontaminasi bakteri dari saluran pencernaan.

Dr. Shalahudin Badr menegaskan bahwa air kencing bayi laki-laki yang hanya mengonsumsi ASI tidak mengandung bakteri. Sedangkan pada air kencing bayi perempuan yang hanya mengonsumsi ASI mengandung beberapa jenis bakteri. Hal ini disebabkan saluran kencing perempuan lebih pendek, di samping itu sekresi kelenjar prostat yang dimiliki laki-laki berperan membunuh kuman.

Itulah fakta perbedaan air kencing bayi laki-laki dan perempuan. Oleh karena itu wajar saja Islam menggolongkan air kencing bayi perempuan sebagai najis mutawasitoh/ sedang dan air kencing bayi laki sebagai najis mukhafafah/ringan. Hal ini dilakukan untuk mencegah bayi dari najis/kotoran yang berpotensi sumber penyakit.

Dari: Berbagai Sumber

Advertisement
Perbedaan Air Kencing Bayi Laki-laki dan Perempuan | Yanza | 4.5

Berita Lainnya

Kirim Komentar

Visit Koko Wijanarko at Ping.sg Family Blogs
Family Blogs blogs blogging tips
blogging tips Top world_news blogs