Penyebab Autis dan Gejala Autisme pada Anak - Kaumhawa.com

Penyebab Autis dan Gejala Autis pada Anak

Share:

penyebab autis dan gejala autismeAutisme adalah gangguan perkembangan saraf yang disebabkan karena faktor genetik dan lingkungan. Berikut adalah beberapa informasi tentang penyebab dan gejala autisme.

Autisme adalah salah satu kondisi yang paling umum dari gangguan spektrum autisme (ASD), yang meliputi beberapa cacat perkembangan seperti sindrom Asperger dan gangguan perkembangan pervasif (PDD). Gejala-gejala autisme dapat diamati sebelum usia tiga dan dapat berlangsung sepanjang hidup seseorang. Karena akan ada banyak gejala autisme, ini disebut sebagai gangguan spektrum autisme. Diperkirakan bahwa lebih dari tiga dari setiap seribu anak memiliki risiko menderita autisme. Anak laki-laki berada pada risiko yang lebih tinggi dibandingkan anak perempuan. Mari kita lihat penyebab autis, gejala dini dan pengobatan autisme.

Penyebab Autis

Penyebab autis secara pasti tidak diketahui, penelitian medis mengklaim bahwa autisme mungkin disebabkan karena genetik, kognitif, faktor perkembangan dan lingkungan saraf. Faktor-faktor ini, dalam kombinasi, dapat mempengaruhi perkembangan otak seorang individu, mengakibatkan sejumlah perilaku.

perkembangan autism dan pengobatanIni bukan gen tunggal yang menyebabkan autisme. Bahkan, beberapa gen secara langsung atau tidak langsung bertanggung jawab dalam menyebabkan autisme. Beberapa gen dapat meningkatkan sensitivitas anak terhadap penyakit, sedangkan beberapa mungkin secara langsung mempengaruhi perkembangan saraf. Meskipun faktor genetik merupakan penyebab utama untuk autisme mutasi gen yang bertanggung jawab untuk menyebabkan autisme tidak terdeteksi dalam genom orangtua.

Beberapa dokter berpendapat bahwa autisme disebabkan karena perbedaan dalam neurotransmitter atau zat kimia otak. Kondisi pendidikan atau sosial seseorang tidak ada hubungannya dengan perkembangan autisme. Faktor lingkungan yang diyakini memperburuk autisme mencakup kebiasaan tertentu pola makanan orang tua, sistem kekebalan tubuh, stres prenatal, pestisida, logam berat, obat-obatan dan penyakit lainnya.

Salah satu kontroversi utama mengenai autisme adalah apakah ada hubungan antara autisme dan vaksin anak, terutama yang mengandung jejak merkuri (logam berat). Sesuai studi klinis, tidak ada hubungan antara autisme dan vaksin.

Gejala dan Pengobatan Autis

Gejala awal autisme bervariasi dari satu orang ke orang lain. Hampir semua gejala melibatkan tiga karakteristik perilaku autisme, yaitu interaksi sosial, komunikasi dan perilaku repetitif. Namun, fitur utama autisme adalah kurangnya minat sosial.

Anak-anak yang menderita autisme menghindari kontak mata saat berbicara dan tidak responsif terhadap orang lain. Mereka mungkin mengalami kepekaan sensoris, ketidakmampuan belajar, memanjakan ke perilaku kasar diri, ketidakmampuan untuk berkomunikasi dengan orang lain dan tetap fokus pada satu item selama berjam-jam lama.

Anak-anak dengan autisme lebih memilih untuk menjadi terpencil dari orang lain dan menghadapi kesulitan dalam menafsirkan pikiran orang lain. Sesuai keparahan, tanda-tanda autisme dapat berkisar dari ringan sampai cacat. Hal ini jelas bahwa orang tua adalah yang pertama untuk mengamati gejala autisme pada anak-anak mereka.

Sebagian besar kasus adalah melihat pada usia 18 bulan, sedangkan beberapa yang diamati pada 24 bulan. Dalam kasus anak tidak menunjukkan tanda-tanda atau isyarat mengoceh dengan satu tahun, orang tua harus mendapatkan anak-anak mereka diperiksa segera. Jika keterlambatan dalam diagnosis dapat memperburuk gejala.

Autisme didiagnosis berdasarkan gejala atau perilaku anak. Seorang anak dikukuhkan sebagai autis jika ia / dia menunjukkan gejala yang menonjol, yaitu, gangguan kualitatif dalam interaksi sosial, komunikasi sosial, imajinasi sosial dan perilaku terbatas dan berulang-ulang. Sampai sekarang, tidak ada obat untuk autisme. Obat dapat diresepkan berdasarkan gejala anak. Pada dasarnya, pengobatan autisme bertujuan untuk membantu pasien dalam komunikasi dan interaksi sosial.

Advertisement
Penyebab Autis dan Gejala Autis pada Anak | Kaumhawa | 4.5

Berita Lainnya

Kirim Komentar

Visit Koko Wijanarko at Ping.sg Family Blogs
Family Blogs blogs blogging tips
blogging tips Top world_news blogs