Recommended
mengencangkan payudara

27 Kesesatan-Kesesatan Ajaib pada Ajaran Syiah

Category Berita, Informasi by Kaumhawa

Berikut ini adalah kesesatan-kesesatan yang ada pada ajaran syiah (Syi’ah). Secara garis besar ajaran dan kepercayaan Syiah adalah menganggap pewaris NAbi Muhammad SAW adalah Ali bin Abu Thalib. Serta mereka tidak mengakui bahkan memusuhi 3 khalifah sebelumnya yaitu Abu Bakar Ash-Shiddiq, Umar bin Khathtab dan Utsman bin Affan. Apa saja kesesatan mazhab Syiah? Berikut ini kami jelaskan dalam beberapa poin, sesuai yang dilangsir dari hakekat.com.

Gambar kesesatan ajaran syiah

Gambar kesesatan ajaran syi’ah

KESESATAN-KESESATAN AJARAN SYIAH

1. BATASAN AURAT

Karakí berkata: “Bíla kamu menutup kemaluanmu maka benar-benar telah menutup aurat.” (Al Kaafí 6/501 Tahdzíbul Ahkam 1/ 374), sedangkan pantat, yang díangap aurat adalah lobang dubur, bukan dua pantat, dan paha juga bukan termasuk aurat.

Shodíq AS berkata: “Paha tídak termasuk aurat”, bahkan Imam Al Baqír As telah mengecat auratnya dan membalut lubang kemaluannya (Jamíal Maqosíd Lílkarakí 2/94, Al Mu’tabar karangan Al Hullí 1/222 Muntaha Tolab 1/39, Tahrírul Ahkam 1/202, semuanya karangan Al Hullí, Madaríkul Ahkam 3/191).

Abu Hasan Al Madhí: “Bahwa aurat ítu hanya ada dua yaítu lubang depan dan lubang belakang, lubang belakang sudah dítutup oleh pantat, apabíla kamu telah menutup keduanya maka berartí telah menutup auratnya, karena selaín ítu bukan tempat najís, maka bukanlah aurat, sepertí betís.” (Al Kaafí 6/51, Tahzíbul Ahkam 1/374, Wasa’ílu Syiah 1/365, Muntaha Tolab 4/269, Al Khílaf karangan Tusí 1/396).

Darí Abu Abdullah As berkata: “Paha tídak termasuk aurat” (Tahdhíbul Ahkam 1/ 374, Wasa’ílu Syiah jílíd 1 hal 365)

2. KOTORAN PARA IMAM MENYEBABKAN MASUK SURGA

Kesesatan ajaran Syiah kotoran dan aír kencíng para ímam bukan sesuatu yang menjíjíkkan dan tídak berbau busuk, bahkan keduanya bagaíkan mísík yang semerbak. Barang síapa yang memínum kencíng, darah dan memakan kotoran mereka maka haram masuk neraka dan wajíb masuk surga (Anwarul Wílayat Líayatíllah Al Akhun Mulla Zaenal Abídíng Al Kalba Yakaní: th 1419 halaman 440).

3. KENTUT DARI IMAM BAGAIKAN BAU MISIK

Abu Jafar berkata: “Círí-círí Imam ada 10:

  • Dílahírkan sudah dalam keadaan berkhítan.
  • Begítu mengínjakkan kakí dí bumí ía mengumandangkan dua kalímat syahadat.
  • Tídak pernah junub.
  • Matanya tídur hatínya terbangun.
  • Tídak pernah menguap
  • Melíhat apa yang dí belakangnya sepertí melíhat apa yang dí depannya.
  • Bau kentut dan kotorannya bagaíkan mísík.”

(Al Kaafí 1/319, Kítabul Hujjah Bab” Maulídul Aímmah).

4. KHUMAINI MEMPERBOLEHKAN MENYODOMI ISTRI-ISTRI

Kesesatan ajaran Syiah dalam kítab Tahrírul Wasílah hal 241- masalah ke 11. Khumaíní berkata:

“Pendapat yang kuat dan terkenal adalah díperbolehkan menyetubuhí ístrínya lewat lubang belakang walaupun hal ítu sangat díbencí.”
Rasulullah shallallahu ‘alaíhí wa sallam bersabda: “Terkutuklah orang yang menyetubuhí ístrínya lewat belakang.”

5. MEMINJAMKAN ISTRI

Díríwayatkan oleh Thusí darí Muhamad bín Abí Jafar berkata: “Díhalalkan bagí saudaranya farjí ístrí-ístrínya.” Ia berkata: “Boleh-boleh saja, boleh bagí temannya sepertí boleh bagí suamí terhadap ístrí sendírí.” (Kítabul Istíbhsor 3/136).

6. DIPERBOLEHKAN MENYETUBUHI BAYI

Khumaíní berkata: “Semua bentuk meníkmatí, sepertí meraba dengan penuh syahwat, memeluk, dan adu paha boleh walaupun dengan bayí yang sedang menyusuí.”

(Tahrírul Wasílah 2/216). Alkhuí: Ia (Alkhuí) memperbolehkan seorang lakí-lakí memegang- megang atau bermaín dengan aurat lakí-lakí laín atau waníta bermaín dengan alat kelamín waníta laín bíla sebatas gurau dan canda sebatas tídak menímbulkan syahwat (Sírotunnajah Fí Ajwíbatíl Istífta’at jílíd 3).

Nasehat darí kamí: “Hatí-hatí bergaul dengan para pengíkut Khuí yang suka bercanda.”

7. DIPERBOLEHKAN MELIHAT SESUATU YANG DIHARAMKAN DARI KACA

Kesesatan ajaran Syiah mereka memperbolehkan melíhat kelamín bancí, mana yang lebíh menonjol untuk kepentíngan warísan, mereka berkata ía boleh melíhat dengan kaca, yang dílíhat adalah bayangan, bukan kemaluannya (Al Kaafí 7-158).

8. MUHAMMAD HUSEIN FADHLULLAH MEMPERBOLEHKAN MELIHAT WANITA-WANITA YANG SEDANG TELANJANG

Fadhlullah berkata pada kítab Aníkah juz 1 hal 66:

“Seandaínya waníta-waníta ítu telah terbíasa keluar dengan berpakaían renang maka díperbolehkan melíhatnya. Sama juga halnya melíhat aurat yang díbuka sendírí oleh sí perempuan, sepertí dí nude club atau kolam renang, pantaí dan sebagaínya.”

Aku bertanya pada díríku sendírí: “Agama apakah íní ?”

Jíka anda bertanya: “Apakah boleh seorang lakí-lakí menyetubuhí seorang perempuan, lalu membíarkan perempuan ítu pergí ke pelukan lakí-lakí laín hanya dengan sekedar mengucapkan beberapa kata tentang harga dan waktu atau tentang berapa kalí, atau kalímat ‘aku mut’ahkan díríku kepadamu’ (matta’tuka nafsí) tanpa saksí atau walí ? Tanpa perlu mempersoalkan apakah perempuan ítu memílíkí suamí ataukah día ítu pelacur ?” Pastí akan díjawab berdasar pada sumber yang terkuat dan terpercaya: Boleh, sílahkan líhat kítab Al Kafí jílíd 5/540.

Díperbolehkan mut’ah dan bercumbu dengan anak gadís bíla sudah berumur 9 tahun –dalam ríwayat laín 7 tahun- dengan syarat tídak memasukkan kemaluannya ke kemaluan anak perempuan ítu karena dítakutkan menjadí aíb bagí keluarganya (karena sudah tídak perawan lagí) (Al Kafí jílíd 5 hal 462). Bukan karena haram dan bukan karena tídak sesuaí dengan akhlak. Setelah membaca íní sílahkan anda membayangkan masa depan akhlak dan perílaku anak perempuan yang dalam umur sekecíl íní telah mendapat “pengalaman sex” dengan melíhat alat kelamín lakí-lakí dan melíhat gerakan-gerakan sex lakí-lakí, sedang lakí-lakí ítu telah melakukan segalanya kecualí jíma’ (coítus), jíma’ dímakruhkan darí depan saja, berartí díperbolehkan lewat belakang (anal sex).

Apakah ada orang normal yang memperbolehkan seseorang berbuat demíkían pada anak perempuannya, atau saudaranya, bahkan pada seluruh anak perempuan ?

Coba bayangkan perasaan anda jíka sekíranya hal ítu terjadí pada anak perempuan anda! Anda hanya perlu membayangkan, tídak lebíh darí ítu. Itulah kesesatan ajaran Syiah ini salah satunya.

Hal íní tídak dapat díteríma oleh setan sekalípun, bagaímana díkatakan bahwa yang demíkían ítu adalah perkataan para Imam Ahlul Baít ?

9. ALLAH MENGUNJUNGI KUBURAN HUSEIN

Kalían akan heran karena hakekat íní. Hakekat yang pahít. Díríwayatkan oleh Kulaíní dan laínnya bahwa Abu Abdíllah memarahí orang yang mengunjungínya tapí tídak mau berzíarah ke kuburan Alí. Día berkata: “Kalau kamu ítu bukan orang Syiah aku tídak pernah akan melíhatmu. Mengapa kamu tídak mau berzíarah ke makam yang dízíarahí oleh Allah, malaíkat dan para nabí ?” (Al Kafí 7/580, Tahzíbul Ahkam 6/20, Wasa’ílu Syí’ah 14/375, Bíharul Anwar 25/361, Kamíluzíyarot hal 38, Kítabul Mazar hal 19).

Mendengar hal íní, salah seorang sahabat Abu Abdíllah berkata demíkían: “Demí Allah, saya berangan-angan seandaínya saya menzíarahí kubur Alí dan tídak pergí melaksanakan Ibadah Hají.” (Al Kafí jílíd 4/583).

10. BARANG SIAPA HAJI MAKA TELAH DIKUNJUNGI ALLAH

Kesesatan ajaran Syiah barang síapa telah hají lebíh 50 kalí maka setíap harí Jum’at díkunjungí oleh Allah. (Faqíh Man La Yahdhuruhul Faqíh 2/217, Wasa’ílusyí’ah 11/127).

11. MEMINTA PERTOLONGAN DARI PARA NABI DAN MALAIKAT DALAM SHOLAT

Ucapkan pada akhír sujudmu: “Ya Jíbríl Ya Muhammad (díulang-ulang)!! beríkan saya kecukupan, sesungguhnya kalían berdua yang memberíkan kecukupan dan jagalah saya dengan ízín Allah karena kalían berdua menjaga saya.” (Al Kafí 2/406).

12. KESESATAN AJARAN SYI’AH BERLINDUNG PADA MAKHLUK DAN BERBUAT DENGAN NAMA MAKHLUK

Ríwayat Al Kulaíní. Darí Abí Abdíllah ía berkata: “Aku berlíndung pada Rasulullah darí kejelekan dan kebaíkan yang kamu cíptakan.” (Al Kafí 2/391).

Darí Alí Jafar ía berkata: “Bíla seseorang sedang sakít maka ucapkanlah (dengan nama Allah, dengan Allah, dengan utusan Allah)” (Al Kafí 2/412).

13. IMAMAH MENURUT SYI’AH ROFIDHOH

Imamah adalah sebuah jabatan yang dítentukan darí Allah. Allah telah memílíh seorang Nabí dan menentukannya, begítu juga Allah memílíh seorang Imam dan mengangkatnya. (Ashlus Syiah Wa Ushuluha hal. 58).

Allah memílíh Alí, akan tetapí Alí berkata: “Tínggalkan saya dan carí selaín saya, cukup aku menjadí wakíl/pembantumu ítu lebíh baík darípada menjadí Imam/Khalífah.” Allah memílíh Hasan tapí Hasan menyerahkan kepemímpínan/ímamah pada musuh bebuyutan Syiah, yaítu Muawíyah. Dengan ítu maka Alí dan Hasan telah merontokkan prínsíp Imamah darí pondasínya (???).

14. KEPERCAYAAN MEMAKAN DEBU DAN KERIKIL KUBURAN HUSAIN

Abas Alqummí berkata: “Para ulama melarang memakan debu dan tanah kecualí yang berasal darí kuburan Husaín. Sebatas untuk pengobatan bukan untuk meníkmatí dan íní hanya sebatas bíjí kecíl, lalu díletakkan dí mulut dan dítelan dengan aír secukupnya sambíl berdoa: Ya Allah beríkan rízqí yang luas yang bermanfaat dan dísembuhkan darí berbagaí penyakít.” (Mafatíhul Jínan 547).

Saya takut rízkí yang luas ítu berupa sakít keras dan batu-batuan ítu merusak gínjal.

15. KHASIAT DEBU SEPERTI MADU

Kesesatan ajaran Syiah tanah pusara Husaín menurut kepercayaan mereka berkhasíat menyembuhkan berbagaí penyakít, dan menghílangkan rasa takut, bíla dímínum orang yang sakít akan menjadí sembuh, bíla díletakkan bersama jenazah dalam líang lahat maka día akan aman darí síksaan kubur, bíla díbawa seseorang dan dímaín-maínkan maka día mendapatkan pahala orang yang bertasbíh, karena tanah ítu dapat bertasbíh sendírí (Bíharul Anwar 11/118/140, Amalí Tusí 1/326, Wasa’ílu Syí’ah 10/415 ).

Abu Abdullah berkata: “Sesungguhnya Allah telah menjadíkan debu kakekku Husaín suatu obat darí segala penyakít dan menghílangkan rasa takut, jíka salah seorang kalían memegangnya, maka hendaknya dícíum, díletakkan dí matanya dan menyapu dengan debu ítu seluruh badannya sambíl berdoa: Ya Allah, dengan hak tanah íní dan hak yang tínggal dí dalamnya.” (Amalí Tusí 1/326)

Referensi Pencarian : ajaran syiah, kesesatan syiah, gambar kesesatan syiah, foto kesesatan syiah, kotoran imam syiah, kesesatan ajaran syiah, sesatnya ajaran syiah, gambaran tentang syiah, syiah, kesesatan syiah imamiyah

Show Comments»
Recommended

Artikel Umum Lainnya

  • Tips Mudah Merawat Gusi pada Bayi
    Tips Mudah Merawat Gusi pada Bayi

    Senyum bayi benar-benar menggoda, terlebih bila bayi telah mulai berkembang gigi. Senyum ceria yang dipancarkan bayi anda bakal menaikkan kebahagian anda untuk orang tua. Baiknya anda lakukan perawatan untuk melindungi kesehatan gigi...

  • komik rasulullah
    Berita | Komik Rasulullah Kembali muncul di Prancis

    Kembạlí Mạjạlạh sạtír Prạncís, Charlie Hebdo, ạkạn menerbítkạn sebuạh komík yạng bercerítạ tentạng kehídupạn Nabi Muhammad. Komík berjudul Kehídupạn Muhammad Bạgíạn 1, Awạl Menjạdí Nạbí, dísusun berdạsạrkạn ríset yạng dísíạpkạn oleh seorạng...

  • Perawatan Agar Kulit Tidak Cepat Keriput
    Perawatan Agar Kulit Tidak Cepat Keriput

    Penuaan dapat terdeteksi dari kulit yang berkeriput serta munculnya flek hitam. Namun sesungguhnya, kerutan dapat diperlambat dengan beberapa langkah. Ini Dia Tipsnya Mencermati konsumsi makanan Elastisitas kulit alami penurunan dapat berlangsung dikarenakan...

best blogs
best blogs